PSIKOLOGI KONSUMEN
Psikologi konsumen berakar pada psikologi periklanan dan penjualan. Pada
psikologi konsumen tercakup penelitian tentang konsumen sebagai pembeli
dan konsumen sebagai konsumen, konsumen sebagai warga negara, serta
sebagai sumber data dari pengetahuan perilaku dasar. Masing-masing
metode yang digunakan dalam psikologi konsumen memiliki keluasan
perbedaan dalam hal disain eksperimentalnya, subjek yang diteliti,
prosedur pengumpulan data, dan instrument-instrumennya.
1. Definisi Psikologi Konsumen
Pengambilan keputusan konsumen sangat dipengaruhi oleh faktor konsumen sebagai individu. Solomon (2009) mengatakan bahwa dinamika internal individu yang walaupun “tidak terlihat” oleh orang lain, penting bagi semua orang. Tercakup di dalamnya adalah proses persepsi yaitu bagaimana individu menyerap dan menginterpretasi informasi tentang produk dan orang lain, proses pembelajaran yaitu bagaimana individu menyimpan informasi dan bagaimana informasi tersebut melengkapi pengetahun yang telah dimiliki sebelumnya, alasan atau motivasi individu untuk menyerap informasi tertentu dan bagaimana nilai budaya mempengaruhi apa yang seseorang kerjakan, dan bagaimana sikap terbentuk dan berubah serta mempengaruhi perilaku konsumsi. Schiffman dan Kanuk (2007) mengatakan bahwa psikologi konsumen berisi konsep dasar psikologi yang menentukan perilaku individu dan mempengaruhi perilaku konsumsi. Faktor-faktor dari
psikologi konsumen dimaksud aalah motivasi, persepsi, pembelajaran, dan sikap konsumen.
psikologi konsumen dimaksud aalah motivasi, persepsi, pembelajaran, dan sikap konsumen.
Pengolahan informasi manusia, pembelajaran, dan perubahan sikap semua merupakan minat utama dari penelitian konsumen. Pengertian Konsumen menurut Philip Kotler (2000) dalam bukunya Prinsiples Of Marketing adalah semua individu dan rumah tangga yang membeli atau memperoleh barang atau jasa untuk dikonsumsi pribadi.
Kaitannya psikologi konsumen dalam pengambilan keputusan dalam pemasaran adalah bagaimana perusahaan memasarkan produknya pada konsumen, Dimana perushaan tersebut mempunyai strategi dalam memasarkan suatu produknya, Misalnya mengadakan Diskon pada barang - barang tersebut, selain itu membuat konsep menarik dalam proses pemasaranya sehingga dapat menarik perhatiaan konsumen (memperngaruhi psikologi komsumen).
Rerensi :
http://id.wikipedia.org/wiki/Perilaku_konsumen
http://initugasku.wordpress.com/2010/03/03/penentuan-judul-analisis-faktor-perilaku-konsumen-terhadap-keputusa-beli-suatu-merek-im3-toyota/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar